Senin, 21 Oktober 2013

Sosok Inspirasi, Kak Awam Pendongeng dari Kampung Dongeng

KOMPAS.com – Ingatkah sewaktu kita masih kanak-kanak, orangtua sering membacakan dongeng, terutama malam hari menjelang kita tidur? Bahkan, ada anak-anak yang tidak bisa tidur sebelum mendengarkan cerita. Sebenarnya dongeng tak hanya cerita pengantar tidur. Ada banyak nilai kehidupan yang bisa dipetik dari cerita.
Dongeng merupakan rangkaian peristiwa nyata atau tidak nyata yang disampaikan secara sederhana dan mengandung pesan moral yang baik. Kisah nyata itu bisa berupa sejarah, biografi atau testimoni.

Pendongeng Kak Awam – Mendongeng, Bisa Karena Biasa

Mendidik anak merupakan proses yang tidak mengenal kata selesai. Tidak ada teori Parenting manapun yang bisa seperti sulap atau kelas perkuliahan, sekian tahun selesai. Salah satu teknik ampuh komunikasi persuasif yang disukai juga diterima nalar anak-anak adalah dengan bercerita atau mendongeng.
 
Menurut Kak Awam, salah satu Pendongeng Nasional yang juga pendiri Kampung Dongeng (KaDo) mengatakan, mendongeng merupakan metode yang disampaikan secara bertutur, menceriterakan kejadian sekitar dengan gaya bahasa anak-anak (termasuk aspek tekhnis suara) agar mudah dicerna oleh anak. Selain itu, unsur yang sangat penting dalam mendongeng yaitu mengandung pesan kebaikan bagi anak.
Kak Awam dengan Kampung Dongeng nya telah berkeliling Indonesia dan mensuarakan pentingnya mendongeng dalam mendidik si buah hati. Seperti apa gagasan Kampung Dongeng itu dan bagaimana cerita Kak Awam dengan Kampung Dongeng nya?

Sosok Juru Dongeng Asal Ciputat, Awam Prakoso Pilihan SCTV


Liputan6.com, Jakarta : Kemampuan meniru berbagai jenis suara hewan menjadi salah satu modal Awam Prakoso untuk memukau para penontonnya. Awam memperolah kemampuan ini dengan belajar sendiri atau otodidak.
Karena merasa efek-efek suara dramatis itu membuat anak-anak lebih tertarik mendengar dongeng, Awam mulai serius mendalami dunia perdongengan.
Bagi Awam, dongeng adalah cara efektif menularkan nilai-nilai penting kepada anak-anak. Karena tidak menggurui anak-anak.
Awam mulai tertarik mendongeng kepada anak-anak setelah terkena imbas krisis ekonomi tahun 1998. Awam kemudian mendirikan kampung dongeng tahun 2009 di rumahnya, Ciputat, Tangerang Selatan.
Bila awalnya hanya beberapa anak jadi pendengar, sekarang setiap Awam bercerita, puluhan anak bisa berkumpul.
Para orangtua mengetahui acara di kampung dongeng ini melalui informasi dari media sosial. Kampung doneng ini juga membuat anak menjadi berani tampil.